Sial ini cerita tentang diri ku dan teman ku yang cukup dekat. Awal mula kisah, aku di perkenal kan oleh seorang perempuan olehnya ngakunya sich temen. Setelah ketemuan aku tau namanya Yaitu Vinnesza Diaz. Dia adalah cewe ABG anak yang cukup kaya tpi hdupnya suram, sebab kedua ortu nya adalah seorang gila kerja. Aku cukup kasihan mendenger kisah nya. Dan setelah saat itu aku mulai sering ketemuan di warnet sambil bareng-bareng maen game online bareng dia. Di dunia game online tersebut dia aku modalin dia ampe ratusan juta, mata uang di game itu (bukan Rp). Sejak saat itu juga kami makin tambah akrab dan dikira orang seperti orang pacaran padahal enggak,,gila akun gak nyangka sampe gitu nya orang-orang anggep kita sperti itu. Aku saat itu masih belum begitu tertarik sama dia, sebab pada saat itu aku masih mengejar ZAHEYDI (kisah sebelumnya).
Sinngkat cerita setelah kurang lebih 3 minggu-an sejak kami berkenalan aku mulai ada rasa kepada nya. Rasa itu aku sadari ketika aku melihat dia deket sama cowok lain aku ada rasa cemburu. Trus sejak rasa itu muncul OKE deh aku mulai deketin dia untuk melupakan Zaheydi (tapi dia bukan t4 plarian ku lohh,,,). Disaat ada kesempatan aku pasti mampir kerumah nya, biasanya kalo aku dirumah nya yaa,,ngobrol,,cerita-cerita,,curhat,,broswing di rumah nya,,maen game,,dan banyak deh. Ketika orang tuanya gak sengaja datang kerumah. Mereka berterimakasih mau temani anak mereka bermain sebeb sejak dari 2 smp dolo dia sudah jadi pendiam entah karena apa , mereka pun juga tidak tau. Saat-saat PDKT itu aku lalui dengan indah tapi menjadi buruk ketika teman yang ngenalin dia ke aku ngenalin cowok lain, yang lebih mapan dari aku. Dan sejak saat itu kami mulai jarang maen bareng-bareng lagi. Kemudian setelah aku mantap dan aku siap aku putuskan untuk nembak dia, dari pada dia di tembak dolo sama anak orang kaya itu. 2 hari setelah itu aku pun nembak dia tepatnya 1 november 2010,dan dia menolak aku dengan sebab dia udah jadian sama si cowok anak orang kaya itu...akhh siaalll padahal aku kira dia seneng saat deket dengan ku tapi kenyataanya dia lebih memilih orang yang lebih kaya. Dan sejak saat itu juga aku malas lagi ketemu dengan dia..memang CINTA DI ZAMAN INI BUTUH HARTA..DASAR CEWEK MATRE...WKWKWKKWKWKWKWKW....KUDA...!!!!
kami disini akan slalu berperang...melawan para pemimpi dan insyaallah memberikan ia jalan utk meraih mimpi nya
Jumat, 12 November 2010
Kenangan Kecil yang Besar
Gadis kecil yang dulu pernah bermain bersama aku dan teman-temanku, 10 tahun yang lalu dia pergi tingal kan kami di kota jogja ini. Dia pergi ke jakarta karena pekerjaan ayahnya yang harus membuat mereka sekeluarga tinggal di Jakarta.Sore itu dia datang ke rumah ku sabtu sore lalu tepatnya 1-mei-2010 dia datang secara tiba-tiba. Pertama melihat dia aku lupa siapa dia , tapi sepertinya pernah ku lihat dia. Kini dia masi berdiri di depan pintu. Dia pun menapaku “hay dik apa kabar,masih ingatkah kamu kepadaku??”. Aku hanya menggelengkan kepala dia pun merespon dengan menjawab “aku Mbak lia yang dulu sering main sama kamu waktu kecil”. Dan aku tercengang melihat dia dengan rasa tak percaya, seorang putri kecil yang meninggal kan kawanya dulu sekarang tumbuh bak permaisuri yang cantik jelita. Aku pun mulai ingat nama nya “Putri Chika Yuliana” memang dia sering main dengan ku dan temen-temenku saat kecil dulu, memang dulu aku sering panggil dia mbak lia. Aku pun mempersilah kan mbak lia masuk ke dalam rumah ku yang sedikit agak kotor. Mbak lia sempat susah mencari alamat ku yang kini, sebab rumah yang dulu aku tinggali dan berdekatan dengan rumah mbak lia sudah di beli orang. Setelah Mbak Lia masuk dia menanyakan cerita aku dan temen-temen ku setelah Mbak Lia pergi. Aku pun berkata jujur apa adanya beberapa bulan setelah Mbak Lia pergi ke Jakarta kami jadi gak kompak lagi seperti, gak sama lagi dengan adanya Mbak Lia dulu. Aku,Aang,Riski,Adi,Dimas,Adis, Ayuk, Ista,Nungki,Febri,Wulan,& semuanya (maaf kepadda kawan kawan ku yang tak aku sebut). Kini sudah bercerai berai tanpa adanya canda tawa riang gembira bersama seperti dulu lagi, dan inilah kenyataanya sekarang.
Setelah ngobrol-ngobrol asik gak dan kedua orang tuaku belum pulang juga dari kerjaan mereka di sleman. Mbak Lia pun mengaja aku jalan-jalan di sekitar rumahku untuk mengenang masa lalu, masa kecil kita bersama yang dulu sangat lah inda. Memang m\Mbak Lia dulu dalah temen yang sering main dengan aku dan sering di suruh kedua orang tua ku untuk menjaga aku sekalian bermain bersama, oleh karena itu kami jadi sering main bereng-bareng. Selama berjalan-jalan aku dan Mbak lia bertemu dengan tementemen ku dulu yang terlihat cuek dan sok gak kenal (maaf nama gak aku sebut). Dan tak jauh dari itu sampailah kami di sebuah pohon yang cukup rindang...dulunya dan sekarang tinggal ½ karna sudah di tebang. Mbak Lia tanya padaku apa kamu ingat gara-gara kamu kita hampir celaka di pohon itu. Aku pun ingat, memang suatu kecil dulu aku dan temen-temen ku sering main di situ yang ada rumah pohonya. Aku menceritakan kejadian nya lagi, waktu itu kami sedang main rumah-rumahan di situ dan entah kenapa aku terpeleset dan tak sengaja menarik tangan mbak lia dan aku bergelantungan di jarak 2-3 meter di atas tanah. Untung lah ada temen-temen ku yang sigap dan meolong kami berdua saat itu. Aku dan Mbak Lia tertawa kecil mengingat kejadian konyol waktu di rumah pohon itu, andai rumah pohon itu ada pasti kami berdua akan menaiki nya lagi, tapi sayang pohonya sudah di tebang dan rumah pohonya sudah di bongkar
Selepas kami berjalan jalan kami kembali kerumah ku dan beristirahat sebentar dan persiapan karna setelah maghrib mbak lia ngajak aku dan adis jalan-jalan dan makan di suatu mall. Sesampainya kami di rumah kedua orang tuaku sudah datang dan mereka menanyakan dia siapa, aku pun menceritakan kepada mereka siapa dia dan mengapa dia disini, setelah kedua orang tuaku tau siapa dia mereka kini gantian saling bercerita dan menanyakan kabar. Dan saat itu pula kesempatan ku untuk mandi. Setelah mandi dan semua selesai kami pun berangkat menuju mall tersebut dengan jalan kaki. Setelah sampi di sana kami langsung duduk dan ngobrol tentang masa-masa indah kebersamaan kami lagi seperti dahulu. Dan indah nya kota jogja ini dan pengalaman saat terjadi gempa. Adis pulang duluan karna di cari pacarnya mau di ajak jalan. Setelah kami makan bersama mbak lia ngajak aku jalan-jalan ke malioboro selain untuk membuli oleh oleh untuk kluarga di Jakarta, juga untuk melepas rasa rindu akan suasana Jogja.
Setelah agak malam kami pun mulai kembali kerumah naik becak. Malam pun kini sudah menampakan keheningannya dan gelapnya serta kesepianya . jalan jalan di akhir pekan bersama seorang sahabat yang dulu deket dengan kita pasi asik apa lagi kalau saat malam jalan jalan di hiasi lampu kota yang bersinar terang dan suara kendaraan yang mulai sedikit dalam pekatnya malam. Sepanjang perjalanan menuju rumah ku mbak lia menceritakan kehidupannya di Jakarta , memang benar apa kata orang di Jakarta itu keras. Waktu masuk smp dulu pas awal MOS sudah ada temen se-angkatan dan kakak kelas yang ngebenci dia entah apa alasanya sampai sekarang Mbak lia gak tau. Sesampainya di rumah lampu sudah padam dan keadaan nampak sepi. Kami pun langsung masuk kedalam kamarku aku tidur di kasur dan mbak lia menggelar tikar dan tidur di bawah. Dan sambil cerita betapa kanngen nya dia sama jogja ini. Dan dia cerita apa lagi aku gak tau soalnya setelah itu aku langsung tidur ,soalnya suaaranya indah aku malah sperti jadi di dongengin...wkwkwkkwkw...
Ke-esokan paginya seperti biasa aku bangun pagi pagi untuk bantuin ayahku nganterin koran. Pagi pagi sekitar subuh aku sudah sampai di rumah aku langsung keatas dan aku melihat mbak lia tertidur pulas nampak kelelahan. Aku gak tega bangunin mbak lia padahal aku ignin ngajak dia jalan jalan pagi hari. Ku pun beranikan diriku untuk membangunkan mbak lia. Setalah Mbak lia bangun aku mengajak dia untuk jalan pagi. Aku mengajak mbak lia ajalan jalan melewaati beberapa jalanan kota yang masih sepi tanpa lalu lalang kendaraan bermotor dan sejuk nya udara yang belum terpolusi asap kendaraan. “Baru kali ini aku merasakan udara yang sejuk dan segar seperti ini setelah hampir sepuluh tahun lama nya tak seperti ini” mbak lia mengungkapkanya padaku. Setelah agak lelah kami pun kembali pulang kerumahku dan tak lupa membeli gudek untk kami makan.
Siang harinya mbak lia ngajak aku lagi buat jalan jalan di salah satu mall terbesar di kota Jogja. Mbak lia tak lupa mengajak Aan dan Ayuk bergabung bersama untuk makan-makan dan jajan bareng-bareng. Selama menunggu pesenan datang kami ngobrol tentang mengapa kami jadi gak kompak lagi setelah mbak lia pergi. Aang dan Ayuk hanya membatu dan tak menjawab pertanyaan itu. Beberapa saat itu susana menjadi agak sepi tanpa obrolan kecil. Beberapa saat kemudian Mbak lia mulai menanyakan tentang keadaan mereka dan gimana menurut mereka tentang seluk beluk kota jogja ini. Tak lam kemudian pesanan kami sudah datang dan tak lama kemudian kami menyantapnya bersama sama. Saat makan Aang pamit karna tadi sempat di telfon ayah nya dan katanya dia harus nyari sesuatau sekarang juga karna pnting. Katanya gitu sich. Aang pun pergi dengan tergesa-gesa meninggalkan kami yabg tersisa tinggal tiga orang. Tak lama berselang sekumpulan wnita menyapa ayuk dan mengajak ayuk buat gabung, ternyata mereka temen-temen ayuk. Ayuk pun pamit mau jalan-jalan bareng sama temen temenya. Setelah makan siang Mbak Lia mengajak aku untuk mengantar nya ke stasiun untuk membeli tiket ke jakarta.
Setelah membeli tiket kami berdua kembali pulang kerumah dan mengemasi barang barang nya. Sore itu aku sendiri yang menghantar Mbak lia, padahal aku sudah menghubungi temen temen ku lewat sms tapi mereka tak ada satu pun yang datang karena kesibukan mereka masing masing. Kami pun tiba di di stasiun, kami langsung duduk duduk dan minum minuman dingin di sekitar stasiun. Saat itu suasana menajdi agak berkabung, aku melihat Mbak Lia menundukan kepalanya dan wajah nya tertutupi rambut panjang nya yang terutai. Aku coba dekati Mbak Lia dan kuberanikan diri untuk bertanya. Setelah agak dekat aku menyadarai bahwa mbak lia sedikit menangis, aku pun bertana kepadanya sesungguh nya apa yang terjadi. Mbak Lia menjawab “aku pengen seperti dulu lagi,saat kita masih kecil dan bermain bersama teman teman” aku hanya amamu menjawab “yah beginilah hidup Mbak kita akan selalu menuju ke masa depan dan tak akan mungkin kita kembali ke masa lalu, memang sich kita harus bisa menikmati hidup ini apabila kita mau betah hidup di dunia ini.
Tak lama kemudian kereta yujuan jakarta datang. Sebelum berpisah mbak lia memberikan sebuah gelang, dia menyuruh ku untuk menjaganya. Tak lama kemudin kereta tersebut berangkat ke arah barat menuju Jakarta dan mbak lia dapat melihat saya lewat kaca jendela. Aku tau saat itu mbak lia menangis, sebab saat memberikan gelang dia nampah tersedu dan sebuah air menetes di tangan ku. Saat kereta semakin jauh Mbak lia melambaikan tangan kanan nya sedang kan tangan kirinya menutupi tangisan nya.
Setelah mbak lia pergi aku kembali kerumah dan merenungkan hal tersebut . walau pun hanya 2 hari bersama seorang sahabat yang jarang bertemu. Memang kesetian seorang sahabat dapat di uji ketika kita jauh dan tak bersama.
Sampai saat ini aku tak tau kabar tentang mbak lia di jakarta sana padahal aku sudah memberika nomor hape ku.
Aku ignin meminta maaf kepada orang-orang yang ku sebut dalam cerita sebab aku tak meminta ijin..thx ya..
CREATED BY:
Mr.Dhe
Setelah ngobrol-ngobrol asik gak dan kedua orang tuaku belum pulang juga dari kerjaan mereka di sleman. Mbak Lia pun mengaja aku jalan-jalan di sekitar rumahku untuk mengenang masa lalu, masa kecil kita bersama yang dulu sangat lah inda. Memang m\Mbak Lia dulu dalah temen yang sering main dengan aku dan sering di suruh kedua orang tua ku untuk menjaga aku sekalian bermain bersama, oleh karena itu kami jadi sering main bereng-bareng. Selama berjalan-jalan aku dan Mbak lia bertemu dengan tementemen ku dulu yang terlihat cuek dan sok gak kenal (maaf nama gak aku sebut). Dan tak jauh dari itu sampailah kami di sebuah pohon yang cukup rindang...dulunya dan sekarang tinggal ½ karna sudah di tebang. Mbak Lia tanya padaku apa kamu ingat gara-gara kamu kita hampir celaka di pohon itu. Aku pun ingat, memang suatu kecil dulu aku dan temen-temen ku sering main di situ yang ada rumah pohonya. Aku menceritakan kejadian nya lagi, waktu itu kami sedang main rumah-rumahan di situ dan entah kenapa aku terpeleset dan tak sengaja menarik tangan mbak lia dan aku bergelantungan di jarak 2-3 meter di atas tanah. Untung lah ada temen-temen ku yang sigap dan meolong kami berdua saat itu. Aku dan Mbak Lia tertawa kecil mengingat kejadian konyol waktu di rumah pohon itu, andai rumah pohon itu ada pasti kami berdua akan menaiki nya lagi, tapi sayang pohonya sudah di tebang dan rumah pohonya sudah di bongkar
Selepas kami berjalan jalan kami kembali kerumah ku dan beristirahat sebentar dan persiapan karna setelah maghrib mbak lia ngajak aku dan adis jalan-jalan dan makan di suatu mall. Sesampainya kami di rumah kedua orang tuaku sudah datang dan mereka menanyakan dia siapa, aku pun menceritakan kepada mereka siapa dia dan mengapa dia disini, setelah kedua orang tuaku tau siapa dia mereka kini gantian saling bercerita dan menanyakan kabar. Dan saat itu pula kesempatan ku untuk mandi. Setelah mandi dan semua selesai kami pun berangkat menuju mall tersebut dengan jalan kaki. Setelah sampi di sana kami langsung duduk dan ngobrol tentang masa-masa indah kebersamaan kami lagi seperti dahulu. Dan indah nya kota jogja ini dan pengalaman saat terjadi gempa. Adis pulang duluan karna di cari pacarnya mau di ajak jalan. Setelah kami makan bersama mbak lia ngajak aku jalan-jalan ke malioboro selain untuk membuli oleh oleh untuk kluarga di Jakarta, juga untuk melepas rasa rindu akan suasana Jogja.
Setelah agak malam kami pun mulai kembali kerumah naik becak. Malam pun kini sudah menampakan keheningannya dan gelapnya serta kesepianya . jalan jalan di akhir pekan bersama seorang sahabat yang dulu deket dengan kita pasi asik apa lagi kalau saat malam jalan jalan di hiasi lampu kota yang bersinar terang dan suara kendaraan yang mulai sedikit dalam pekatnya malam. Sepanjang perjalanan menuju rumah ku mbak lia menceritakan kehidupannya di Jakarta , memang benar apa kata orang di Jakarta itu keras. Waktu masuk smp dulu pas awal MOS sudah ada temen se-angkatan dan kakak kelas yang ngebenci dia entah apa alasanya sampai sekarang Mbak lia gak tau. Sesampainya di rumah lampu sudah padam dan keadaan nampak sepi. Kami pun langsung masuk kedalam kamarku aku tidur di kasur dan mbak lia menggelar tikar dan tidur di bawah. Dan sambil cerita betapa kanngen nya dia sama jogja ini. Dan dia cerita apa lagi aku gak tau soalnya setelah itu aku langsung tidur ,soalnya suaaranya indah aku malah sperti jadi di dongengin...wkwkwkkwkw...
Ke-esokan paginya seperti biasa aku bangun pagi pagi untuk bantuin ayahku nganterin koran. Pagi pagi sekitar subuh aku sudah sampai di rumah aku langsung keatas dan aku melihat mbak lia tertidur pulas nampak kelelahan. Aku gak tega bangunin mbak lia padahal aku ignin ngajak dia jalan jalan pagi hari. Ku pun beranikan diriku untuk membangunkan mbak lia. Setalah Mbak lia bangun aku mengajak dia untuk jalan pagi. Aku mengajak mbak lia ajalan jalan melewaati beberapa jalanan kota yang masih sepi tanpa lalu lalang kendaraan bermotor dan sejuk nya udara yang belum terpolusi asap kendaraan. “Baru kali ini aku merasakan udara yang sejuk dan segar seperti ini setelah hampir sepuluh tahun lama nya tak seperti ini” mbak lia mengungkapkanya padaku. Setelah agak lelah kami pun kembali pulang kerumahku dan tak lupa membeli gudek untk kami makan.
Siang harinya mbak lia ngajak aku lagi buat jalan jalan di salah satu mall terbesar di kota Jogja. Mbak lia tak lupa mengajak Aan dan Ayuk bergabung bersama untuk makan-makan dan jajan bareng-bareng. Selama menunggu pesenan datang kami ngobrol tentang mengapa kami jadi gak kompak lagi setelah mbak lia pergi. Aang dan Ayuk hanya membatu dan tak menjawab pertanyaan itu. Beberapa saat itu susana menjadi agak sepi tanpa obrolan kecil. Beberapa saat kemudian Mbak lia mulai menanyakan tentang keadaan mereka dan gimana menurut mereka tentang seluk beluk kota jogja ini. Tak lam kemudian pesanan kami sudah datang dan tak lama kemudian kami menyantapnya bersama sama. Saat makan Aang pamit karna tadi sempat di telfon ayah nya dan katanya dia harus nyari sesuatau sekarang juga karna pnting. Katanya gitu sich. Aang pun pergi dengan tergesa-gesa meninggalkan kami yabg tersisa tinggal tiga orang. Tak lama berselang sekumpulan wnita menyapa ayuk dan mengajak ayuk buat gabung, ternyata mereka temen-temen ayuk. Ayuk pun pamit mau jalan-jalan bareng sama temen temenya. Setelah makan siang Mbak Lia mengajak aku untuk mengantar nya ke stasiun untuk membeli tiket ke jakarta.
Setelah membeli tiket kami berdua kembali pulang kerumah dan mengemasi barang barang nya. Sore itu aku sendiri yang menghantar Mbak lia, padahal aku sudah menghubungi temen temen ku lewat sms tapi mereka tak ada satu pun yang datang karena kesibukan mereka masing masing. Kami pun tiba di di stasiun, kami langsung duduk duduk dan minum minuman dingin di sekitar stasiun. Saat itu suasana menajdi agak berkabung, aku melihat Mbak Lia menundukan kepalanya dan wajah nya tertutupi rambut panjang nya yang terutai. Aku coba dekati Mbak Lia dan kuberanikan diri untuk bertanya. Setelah agak dekat aku menyadarai bahwa mbak lia sedikit menangis, aku pun bertana kepadanya sesungguh nya apa yang terjadi. Mbak Lia menjawab “aku pengen seperti dulu lagi,saat kita masih kecil dan bermain bersama teman teman” aku hanya amamu menjawab “yah beginilah hidup Mbak kita akan selalu menuju ke masa depan dan tak akan mungkin kita kembali ke masa lalu, memang sich kita harus bisa menikmati hidup ini apabila kita mau betah hidup di dunia ini.
Tak lama kemudian kereta yujuan jakarta datang. Sebelum berpisah mbak lia memberikan sebuah gelang, dia menyuruh ku untuk menjaganya. Tak lama kemudin kereta tersebut berangkat ke arah barat menuju Jakarta dan mbak lia dapat melihat saya lewat kaca jendela. Aku tau saat itu mbak lia menangis, sebab saat memberikan gelang dia nampah tersedu dan sebuah air menetes di tangan ku. Saat kereta semakin jauh Mbak lia melambaikan tangan kanan nya sedang kan tangan kirinya menutupi tangisan nya.
Setelah mbak lia pergi aku kembali kerumah dan merenungkan hal tersebut . walau pun hanya 2 hari bersama seorang sahabat yang jarang bertemu. Memang kesetian seorang sahabat dapat di uji ketika kita jauh dan tak bersama.
Sampai saat ini aku tak tau kabar tentang mbak lia di jakarta sana padahal aku sudah memberika nomor hape ku.
Aku ignin meminta maaf kepada orang-orang yang ku sebut dalam cerita sebab aku tak meminta ijin..thx ya..
CREATED BY:
Mr.Dhe
16-juli 2010
16 –JuLie-2010...
geMbeL /Mr.dhe VerSion..
Ku awali pagiku itu penuh dengan kemalasan, kesenangan, ketidaksukaan dan bahagia. Untuk kemalasan karena aku harus bangun pagi pagi hanya untuk ngelatih adik kelas TONTI di MOS....Untuk kesenangan karena ini hari terakhiir aku ngelatih dan ngeliat temen-temen satu angkatan ku yang SOK EKSIS....Terus ketidaksukaan nya sebab aku harus ketemu mereka lagi, tapi gak papa lah. Setelah bangun aku bergegas mandi lalu berangkat sampai-sampai aku gak makan,,sumpah waktu itu aku takut banget telat karena kalo pendanping telat hukuman nya lebih besar dari pada anak didik yang aku ajarin TONTI itu. Ku kayuh sepeda ku menyusuri jalan raya yang sudah mulai ramai oleh kendaraan bermotor yang sudah berlalu lalang, sumpah karena aku takut telat makanya aku beranikan untuk nerobos setiap perempatan apapun warna traffic light nya. Sesampainya di sana OUGHH allhamdulillah aku gak telat, hanya kurang beberapa menit sebelum mulai. Tak lama kemudian acara di mulai dengan pembacaan susunan acara hari ini, dan setelah itu selesai aku dan temen pendambing lainya di kelompoku memintai barang-barang baksos dan tugas tugas yang di berikan sama anak-anak OSIS.
Setelah itu mereka dipindahkan ke lapangan untuk persiapan lomba tonti. Untung aja giliran kelompokku nomor 7 alias 2 dari terakhir kalo gak salah. Selama aku menunggu giliran, waktu ini aku sempatkan untuk membuat tulisan,,,,
I Zaheydi
,,semabari aku merencanakan bagaimana cara aku untuk nembak dia. Suumpah aku akui hari itu aku gak modal apa apa buat nge tembak dirinya, kertas, spidol, dan balon bentuk love aja aku minta wkwkwkwkwwkwkw...sumpah aku malu pas aku minta itu barang barang
Saab kelompok nya Zaheydi tiba gilirannya tampil, aku deketin dia dan ngajak ngobrol dia,,gilaa SUMPAH Bener bener nyaman aku sedeket ini sama dia. Aku ajak ngobrol dia sambil ngejek ngejek kelompok nya yan membikin kesalahan, dia pun hanya tersenyum dan nyubit lengan ku,,wkwkwkw asik buaangeetttt. Ini juga sebuah pengakuan ku “SUMPAH BARU KALI INI AKU DEKET SAMA CEWEK,,AKU SENYAMAN INI DAN BISA NGERASA TENANG DI DEKETNYA,,DAN DIA JUGA YANG MEMBUAT AKU SEMANGAT UNTUK MENGIKUTI KEGIATAN ITU” gak kerasa saat itu giliran kelompok nya selesai dan beberapa setelah itu kelompok yang aku latih atau aku dampingi tampil untuk display. Akupun ngejek dia lagi “wekk kelompokku mendingan kan dari pada tempat mu...wkwwkwkw” dan dia hanya membalas dengan senyuman kecil dan menjawab “Ora Yo ....huuuu...” wkwkwkw aku hanya tertawa kecil sembari menutup mulut ku.
Setelah semua klompok lomba anak-ana anak MOS selsai sekarang giliran nya pasukan 15 dari anak anak OSIS+PASSUS tampil menunjukan kebolehan nya dalam baris berbaris, dan aku ikut dalam pasukan 15 itu, walau pun persiapan untuk pasukan 15 itu sangat terbatas, aku pun meminta dia untuk melihat aku di pasukan 15 tersebut.OKKEEE perfect penanpilan saat itu sangat lah sempurna walau pun ada beberaoa kesalahan kecil yang kami buat tapi gak papa lah kan latian Cuma beberapa hari wekkkkkkk.,..............................
Setelah ragkaian acara dari pagi hinnga siang, dan kebetulan saat itu adalah hari jumat, maka siangnya kami gunakan untuk shalat jama’ah bersama. Setelah shalat jum’at acara di lanjutkan makan siang bareng-bareng yang terakhir di hari itu. Setelah makan bersama kami pun anak anak OSIS+PASSUS mulai agak deg-deg.an sebab acara selanjutnya yaitu acara balas dendam, dimana acara ini anak anak yang kita kasih MOS balas dendam dengan ngasih hukuman pada kakak-kakak pendamping yang kurang beruntun..knapa kurang beruntung..sebab kalo di pilih oleh anak-anak itu maka pendamping itu akan dapat hukuman. Tapi anak anak meminta kami bertukar tempat dan kami pun mendapatkan tempat yang terkena sinar matahari alias panas. So gak papa deh kalo aku kan uda biasa.hhe. Di acara balas dendam ini sebenarnya skenario penembakan nya mau di mulai. Tapi sayang,,ketua OSIS melarang. Tapi gak masalah kok ...hhe. Nah pas waktu di panasan ini aku deketin dia lagi dan aku tanya “kepanasan???” dia hanya mengangguk smbil menutupi kepalanya. Dengan reflek perasaan ku aku menghalangi sinar matahari yang mengeroyok dia, aku gak mau dia jadi item kek aku. Pada saat itu memang cuaca cukup panas mennyengat tapi tak apalah di deket nya aku jadi merasa agak sejukan hhe. Kesenangan itu tak terasa hingga acara balas dendam telah selesai. Kalo boleh jujur kalo aku di tanya apa isi acara balas dendam itu?? Aku pasti menjawab “hhe aku gak tau..” sumpah aku keasikan dan keenakan di deket dia.
Acara selanjut nya adalah pengumuman hasil lomba. Yang telah di laksanakan dari pagi hinnga siang tadi. Juara komandan pleon terbaik,,,BUKAN KELOMPOKU. Juara 3,,,BUKAN KELOMPOKU. Juara 2,,BUKAN KELOMPOKU. Sesaat Sebelum di bacakan Juara satu anak-anak yang aku bimbing sudah pesimis tidak juara. Tapi setelah dibacakan Juara 1 nya adalah “MUREXID” dan itu lah kelompok yang aku bimbing menjadi juara satu.wkwkwkwkw sebuah pertanda baik ,,hhe...Setelah acara pembacaan juara selesai acara pun di tutup dengan bersalam salaman antar adik kelas dan kakak kelas supaya tidak ada permusuhan. Dan sebelum pulang anak anak “MUREXID” mengajak kami (para pembimbing mereka termasuk saya) untuk menikmati bersama isi dari hadiah, saat kami menikmati bersama aku berpesan kepada mereka “HEY KAWAN JANGAN LUPAKAN HARI INI,,TETAPI INGATLAH HARI INI DAN MAAF KAN AKU APABILA AKU PUNYA SALAH KEPADA KALIAN”, mereka serenta menjawab OKEEEE MASS MBEELLL. Sebuah pertanda baik.
Setelah semua acara selesai OSIS+PASSUS mengadakan breving seperti biasa. Hari sudah sore dan saat itu hujan mulai turun dengan deras nya. Karna AULA di pakai makanya kita pindah di depan perpustakaan. Setelah beberapa saat mengadakan breving MENTAL KU sudah siap 100% temen-temen cewek pun di suruh untuk menutup mata “KAU BEGITU SEMPURNA DIMATAKU KAU BEGITU INDAH....” lagu Sempurna di nyanyika oleh teman ku untuk mengiringi penmbakan itu “SEMPURRRNAAAA....”.temen-temen lainya pun masuk dan membawakan tulisan I Zaheydi
Dan setelah itu. Aku bilang padanya “INI SUREPRISE BUAT KAMU...” terus aku bilang kalo aku suka sama kamu dan kamu boleh mmilih sebuah pilihan antara Ya atau Gak,,Jika ya ambil balon ini dan jika tidak Letusin Balon ini..Dan dia berkata
“SORY YOH MBELLL” DAN aku menutup mataku dan akhir nya
DOOM..DUARR..DOORR..DASSHH..DUASSHHH..DUAR,,,DEMM.DEMM..DEMMM...DOAR..DUAR DOSSHHH ..DARRR..DARRR...JEDEEEMMM...DOOOOOMMM...DUARRR....ROACHH...DUARRRRRRRR!!!
Wah balon itu meletus, dan hati ku saat itu sedikit merasa kacau, dan seperti ingin pingsan tapi ku coba untuk kuatkan diriku karna aku laki laki. Sialll gila..anjenk..bajing TUUUTTT,,SENNSOORRRR,,,Hati ku bicara sperti itu.
Ya udahlah gak papa cewek kan gak Cuma dia masih banyak yang lain..lalu temen ku yang nyanikan lagu sempurna tadi , lalu menyanyikan lagunya D’massive aku lupa judul nya..hhe yg lirik nya...aku juga lupa...dan Saat di lapangan untuk makan bersama aku teringat akan lirik dari bondan feade to black YA SUDAHLAH yang “SAAT KAU BERLARI MENGEJAR ANGAN MU DAN TAK PERNAH SAMPAI YAA SUDAH LAHHH” cukup menenangkan Hatiku.
Setelah sampai dirumah aku pun sms dia aku mau tanya apa alasan nya dia nolak aku.??.Tapi dia hanya “wes lah mbell rasah di bahas meneh aku maless njelaskene..pokok.e eneng kkok..mendingan kita dadi temen viscos aja” y uda lah kalo itu maunya. Aku merenungi hal itu hinnga aku larut dan tertidur..dan itulah kisah ku
DI 16 JULI 2010 .OH iya aku LUPA MUNGKIN gak ya itu tulisan masih dia simpen..aku pesen sama dia kalo gak suka bakar aja jangan di buang,,,kalo suka simpan aja untuk mengenang hari ini.
Malam itu aku merenungkan apa yang terjadi hari ini tadi aku pun mulai mmikirkan sesuatu sambil ku menghisap sebatang Rokok..ternyata setelah di pikir pikir andai saat itu balonya tak pecah mungkin haai itu hari yang paling sempurna dalam perjalan hidup yang tertulis di catatan cinta ku.
Ucapan trimakasih unt:
Mas hasbi:thx mas uda kasi aku waktu untuk nembak dia..
Ambar: matur nuwun mbak ketua moss..
EVA,IRMA,MBAK BONITA DAN MBAK DESI: trimakasih atas tulisan nya ya mbak...okee
Bayu,panji,ferdi,cute,syaswi,yosa,yoga,bogi,pandu,:thanx uda mengangin itu tulisan
MAS bocor dan mas ready : thank untuk lagu –lagu nya....
Trus sama anak anak OSIS + PASUS 2010/2011 yang udah ngebantuin MAKASIH YEE...
Trus maav kepada temen temen yang enggak aku sebutin aku lupa maav ya....
Mbel its not losser
Just Not LUCKY
16 juli 2010,depan perpustakaan thx for osis+passus for help me mbel luv zah faileedd. dont forget this day.
16 juli 2010
The story of my says love...
Thx for attention
All creted by
Mr.Dhe/gembel
geMbeL /Mr.dhe VerSion..
Ku awali pagiku itu penuh dengan kemalasan, kesenangan, ketidaksukaan dan bahagia. Untuk kemalasan karena aku harus bangun pagi pagi hanya untuk ngelatih adik kelas TONTI di MOS....Untuk kesenangan karena ini hari terakhiir aku ngelatih dan ngeliat temen-temen satu angkatan ku yang SOK EKSIS....Terus ketidaksukaan nya sebab aku harus ketemu mereka lagi, tapi gak papa lah. Setelah bangun aku bergegas mandi lalu berangkat sampai-sampai aku gak makan,,sumpah waktu itu aku takut banget telat karena kalo pendanping telat hukuman nya lebih besar dari pada anak didik yang aku ajarin TONTI itu. Ku kayuh sepeda ku menyusuri jalan raya yang sudah mulai ramai oleh kendaraan bermotor yang sudah berlalu lalang, sumpah karena aku takut telat makanya aku beranikan untuk nerobos setiap perempatan apapun warna traffic light nya. Sesampainya di sana OUGHH allhamdulillah aku gak telat, hanya kurang beberapa menit sebelum mulai. Tak lama kemudian acara di mulai dengan pembacaan susunan acara hari ini, dan setelah itu selesai aku dan temen pendambing lainya di kelompoku memintai barang-barang baksos dan tugas tugas yang di berikan sama anak-anak OSIS.
Setelah itu mereka dipindahkan ke lapangan untuk persiapan lomba tonti. Untung aja giliran kelompokku nomor 7 alias 2 dari terakhir kalo gak salah. Selama aku menunggu giliran, waktu ini aku sempatkan untuk membuat tulisan,,,,
I Zaheydi
,,semabari aku merencanakan bagaimana cara aku untuk nembak dia. Suumpah aku akui hari itu aku gak modal apa apa buat nge tembak dirinya, kertas, spidol, dan balon bentuk love aja aku minta wkwkwkwkwwkwkw...sumpah aku malu pas aku minta itu barang barang
Saab kelompok nya Zaheydi tiba gilirannya tampil, aku deketin dia dan ngajak ngobrol dia,,gilaa SUMPAH Bener bener nyaman aku sedeket ini sama dia. Aku ajak ngobrol dia sambil ngejek ngejek kelompok nya yan membikin kesalahan, dia pun hanya tersenyum dan nyubit lengan ku,,wkwkwkw asik buaangeetttt. Ini juga sebuah pengakuan ku “SUMPAH BARU KALI INI AKU DEKET SAMA CEWEK,,AKU SENYAMAN INI DAN BISA NGERASA TENANG DI DEKETNYA,,DAN DIA JUGA YANG MEMBUAT AKU SEMANGAT UNTUK MENGIKUTI KEGIATAN ITU” gak kerasa saat itu giliran kelompok nya selesai dan beberapa setelah itu kelompok yang aku latih atau aku dampingi tampil untuk display. Akupun ngejek dia lagi “wekk kelompokku mendingan kan dari pada tempat mu...wkwwkwkw” dan dia hanya membalas dengan senyuman kecil dan menjawab “Ora Yo ....huuuu...” wkwkwkw aku hanya tertawa kecil sembari menutup mulut ku.
Setelah semua klompok lomba anak-ana anak MOS selsai sekarang giliran nya pasukan 15 dari anak anak OSIS+PASSUS tampil menunjukan kebolehan nya dalam baris berbaris, dan aku ikut dalam pasukan 15 itu, walau pun persiapan untuk pasukan 15 itu sangat terbatas, aku pun meminta dia untuk melihat aku di pasukan 15 tersebut.OKKEEE perfect penanpilan saat itu sangat lah sempurna walau pun ada beberaoa kesalahan kecil yang kami buat tapi gak papa lah kan latian Cuma beberapa hari wekkkkkkk.,..............................
Setelah ragkaian acara dari pagi hinnga siang, dan kebetulan saat itu adalah hari jumat, maka siangnya kami gunakan untuk shalat jama’ah bersama. Setelah shalat jum’at acara di lanjutkan makan siang bareng-bareng yang terakhir di hari itu. Setelah makan bersama kami pun anak anak OSIS+PASSUS mulai agak deg-deg.an sebab acara selanjutnya yaitu acara balas dendam, dimana acara ini anak anak yang kita kasih MOS balas dendam dengan ngasih hukuman pada kakak-kakak pendamping yang kurang beruntun..knapa kurang beruntung..sebab kalo di pilih oleh anak-anak itu maka pendamping itu akan dapat hukuman. Tapi anak anak meminta kami bertukar tempat dan kami pun mendapatkan tempat yang terkena sinar matahari alias panas. So gak papa deh kalo aku kan uda biasa.hhe. Di acara balas dendam ini sebenarnya skenario penembakan nya mau di mulai. Tapi sayang,,ketua OSIS melarang. Tapi gak masalah kok ...hhe. Nah pas waktu di panasan ini aku deketin dia lagi dan aku tanya “kepanasan???” dia hanya mengangguk smbil menutupi kepalanya. Dengan reflek perasaan ku aku menghalangi sinar matahari yang mengeroyok dia, aku gak mau dia jadi item kek aku. Pada saat itu memang cuaca cukup panas mennyengat tapi tak apalah di deket nya aku jadi merasa agak sejukan hhe. Kesenangan itu tak terasa hingga acara balas dendam telah selesai. Kalo boleh jujur kalo aku di tanya apa isi acara balas dendam itu?? Aku pasti menjawab “hhe aku gak tau..” sumpah aku keasikan dan keenakan di deket dia.
Acara selanjut nya adalah pengumuman hasil lomba. Yang telah di laksanakan dari pagi hinnga siang tadi. Juara komandan pleon terbaik,,,BUKAN KELOMPOKU. Juara 3,,,BUKAN KELOMPOKU. Juara 2,,BUKAN KELOMPOKU. Sesaat Sebelum di bacakan Juara satu anak-anak yang aku bimbing sudah pesimis tidak juara. Tapi setelah dibacakan Juara 1 nya adalah “MUREXID” dan itu lah kelompok yang aku bimbing menjadi juara satu.wkwkwkwkw sebuah pertanda baik ,,hhe...Setelah acara pembacaan juara selesai acara pun di tutup dengan bersalam salaman antar adik kelas dan kakak kelas supaya tidak ada permusuhan. Dan sebelum pulang anak anak “MUREXID” mengajak kami (para pembimbing mereka termasuk saya) untuk menikmati bersama isi dari hadiah, saat kami menikmati bersama aku berpesan kepada mereka “HEY KAWAN JANGAN LUPAKAN HARI INI,,TETAPI INGATLAH HARI INI DAN MAAF KAN AKU APABILA AKU PUNYA SALAH KEPADA KALIAN”, mereka serenta menjawab OKEEEE MASS MBEELLL. Sebuah pertanda baik.
Setelah semua acara selesai OSIS+PASSUS mengadakan breving seperti biasa. Hari sudah sore dan saat itu hujan mulai turun dengan deras nya. Karna AULA di pakai makanya kita pindah di depan perpustakaan. Setelah beberapa saat mengadakan breving MENTAL KU sudah siap 100% temen-temen cewek pun di suruh untuk menutup mata “KAU BEGITU SEMPURNA DIMATAKU KAU BEGITU INDAH....” lagu Sempurna di nyanyika oleh teman ku untuk mengiringi penmbakan itu “SEMPURRRNAAAA....”.temen-temen lainya pun masuk dan membawakan tulisan I Zaheydi
Dan setelah itu. Aku bilang padanya “INI SUREPRISE BUAT KAMU...” terus aku bilang kalo aku suka sama kamu dan kamu boleh mmilih sebuah pilihan antara Ya atau Gak,,Jika ya ambil balon ini dan jika tidak Letusin Balon ini..Dan dia berkata
“SORY YOH MBELLL” DAN aku menutup mataku dan akhir nya
DOOM..DUARR..DOORR..DASSHH..DUASSHHH..DUAR,,,DEMM.DEMM..DEMMM...DOAR..DUAR DOSSHHH ..DARRR..DARRR...JEDEEEMMM...DOOOOOMMM...DUARRR....ROACHH...DUARRRRRRRR!!!
Wah balon itu meletus, dan hati ku saat itu sedikit merasa kacau, dan seperti ingin pingsan tapi ku coba untuk kuatkan diriku karna aku laki laki. Sialll gila..anjenk..bajing TUUUTTT,,SENNSOORRRR,,,Hati ku bicara sperti itu.
Ya udahlah gak papa cewek kan gak Cuma dia masih banyak yang lain..lalu temen ku yang nyanikan lagu sempurna tadi , lalu menyanyikan lagunya D’massive aku lupa judul nya..hhe yg lirik nya...aku juga lupa...dan Saat di lapangan untuk makan bersama aku teringat akan lirik dari bondan feade to black YA SUDAHLAH yang “SAAT KAU BERLARI MENGEJAR ANGAN MU DAN TAK PERNAH SAMPAI YAA SUDAH LAHHH” cukup menenangkan Hatiku.
Setelah sampai dirumah aku pun sms dia aku mau tanya apa alasan nya dia nolak aku.??.Tapi dia hanya “wes lah mbell rasah di bahas meneh aku maless njelaskene..pokok.e eneng kkok..mendingan kita dadi temen viscos aja” y uda lah kalo itu maunya. Aku merenungi hal itu hinnga aku larut dan tertidur..dan itulah kisah ku
DI 16 JULI 2010 .OH iya aku LUPA MUNGKIN gak ya itu tulisan masih dia simpen..aku pesen sama dia kalo gak suka bakar aja jangan di buang,,,kalo suka simpan aja untuk mengenang hari ini.
Malam itu aku merenungkan apa yang terjadi hari ini tadi aku pun mulai mmikirkan sesuatu sambil ku menghisap sebatang Rokok..ternyata setelah di pikir pikir andai saat itu balonya tak pecah mungkin haai itu hari yang paling sempurna dalam perjalan hidup yang tertulis di catatan cinta ku.
Ucapan trimakasih unt:
Mas hasbi:thx mas uda kasi aku waktu untuk nembak dia..
Ambar: matur nuwun mbak ketua moss..
EVA,IRMA,MBAK BONITA DAN MBAK DESI: trimakasih atas tulisan nya ya mbak...okee
Bayu,panji,ferdi,cute,syaswi,yosa,yoga,bogi,pandu,:thanx uda mengangin itu tulisan
MAS bocor dan mas ready : thank untuk lagu –lagu nya....
Trus sama anak anak OSIS + PASUS 2010/2011 yang udah ngebantuin MAKASIH YEE...
Trus maav kepada temen temen yang enggak aku sebutin aku lupa maav ya....
Mbel its not losser
Just Not LUCKY
16 juli 2010,depan perpustakaan thx for osis+passus for help me mbel luv zah faileedd. dont forget this day.
16 juli 2010
The story of my says love...
Thx for attention
All creted by
Mr.Dhe/gembel
Langganan:
Postingan (Atom)